PENGERTIAN DAN JENIS-JENIS DINDING PENAHAN TANAH
Dinding penahan tanah adalah sebuah bagunan yang berfungsi menahan gaya tekanan aktif lateral untuk menahan massa tanah maupun air yang bergerak, Bangunan dinding penahan umumnya terbuat dari bahan kayu, pasangan batu, beton hingga baja. Bahkan kini sering dipakai produk bahan sintetis mirip kain tebal sebagai dinding penahan tanah. Produk bahan ini sering disebut sebagai geo textile atau geo syntetic,
Adapun jenis-jenis konstruksi dinding penahan yang umumnya digunakan dalam praktek rekayasa konstruksi sipil antara lain:
- Menahan
tekanan lateral tanah aktif (Active Lateral
Force Soil) yang dapat berpotensi menyebabkan terjadinya keruntuhan lateral
tanah misalnya longsor/landslide.
Prinsip kerja dari dinding penahan ini cukup unik yaitu mengandalkan bobot massa dari badan konstruksinya dengan demikian kestabilan dari struktur dapat lebih stabil dikarenakan bobotnya yang berat dalam menahan tekanan tanah lateral. Material penyusun yang digunakan pada jenis konstruksi ini biasanya berupa material pasangan batu ataupun beton bertulang (Reinforced Concrete). Seperti Contoh dibawah ini
| Gambar Rencana Dindind Penahan Tanah atau Retaining Wall |
![]() |
| Photo Pelaksanaan 50 % |
- Menahan
tekanan lateral air (Lateral Force Water)
yang dapat berpotensi menyebabkan terjadinya keruntuhan lateral akibat tekanan
air yang besar. Prinsip kerja dari jenis dinding penahan jenis ini yaitu dengan mengandalkan daya jepit/fixed pada dasar tubuh strukturnya. Oleh karena itu ciri khas dari dinding
penahan jenis kantilever yaitu berupa model telapak/spread memanjang pada dasar strukturnya yang bersifat jepit untuk
menjaga kestabilan dari struktur penahan. Umumnya konstruksi dinding penahan
tipe jepit dibuat dari pasangan batu maupun dengan konstruksi beton bertulang.
| Gambar Rencana Pembangunan Turap Pasangan Batu Kali |
![]() |
| Photo Pelaksanaan 100 % |
- Dinding Penahan Bronjong (Gabion), konstruksi dinding penahan tanah jenis ini merupakan konstruksi yang berupa kumpulan blok- blok yang dibuat dari anyaman kawat logam galvanis yang diisi dengan agregat kasar berupa batu batu kerikil yang disusun secara vertikal ke atas dengan step-step meyerupai terasering/tanga-tangga. Kelebihan dari dinding penahan jenis gabion selain berfungsi untuk menahan tekanan tanah juga berfungsi untuk memperbesar konsentrasi resapan air ke dalam tanah (Infiltrasi).
| Gambar Rencana |
| Photo Pelaksanaan 100 % |
Dari penjelasan saya yang di
atas tentunya jenis-jenis konstruksi dinding penahan memiliki karakteristik berbeda-beda berdasarkan
pada fungsi dan kegunaannya
masing-masing dan masih banyak bangunan lain yang belom saya jelaskan karna belum ada pengalaman buat bangunan tersebut makanya saya tidak bahas kasus konstruksi yang saya bahas ini sebelumnya sudah saya terapkan dilapangan dan di desain oleh saya sendiri penulis. Semoga dengan artikel yang saya berikan ini dapat bermanfaat bagi pembacanya dan mari saling berbagi apa yang kita ketahui. Terima Kasih
penulis : rizkyparlaungan.st

